Karyawan Excellent PTPN X Sukses

Tema 1

Oleh :

 St. Cahyo Hertanto, SP

Penelitian Tembakau Klaten

Kunci utama keberhasilan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dan mendulang laba bergantung pada kualitas, integritas dan daya dukung sumber daya manusia yang ada di dalam perusahaan. Peningkatan daya saing terutama revitalisasi gula dan tembakau untuk menurunkan biaya produksi dan strategi pemasaran merupakan tugas yang harus dibawa bersama-sama oleh seluruh staf sumber daya manusia yang ada di PTPN X. Kemampuan, pengetahuan dan komitmen sumber daya manusia akan diuji untuk terus memacu kinerja dan produktivitas gula dan tembakau pada tahun ini.

Komitmen perusahaan untuk dapat mengakselerasi karyawan yang ada sangat dibutuhkan untuk meningkatkan daya dukung karyawan terhadap kinerja perusahaan. Ada Enam hal yang perlu dilakukan oleh perusahaan dalam akselerasi kinerja karyawan yaitu :

  1. Upgrade Potensi Karyawan

Langkah pertama untuk upgrade potensi karyawan adalah dengan melakukan mapping potensi karyawan yang dimiliki oleh perusahaan. Mapping potensi meliputi latar belakang pendidikan, status pelatihan yang telah dimiliki, talenta karyawan dan minat posisi pekerjaan yang diinginkan. Penempatan karyawan yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan akan menjadi daya dukung yang kuat untuk mempercepat kinerja perusahaan. Perusahaan aktif mengup-grade karyawan dengan cara mengikutsertakan pada pelatihan teknis ataupun manajerial, seminar hasil-hasil penelitian oleh lembaga pendidikan atau lembaga penelitian. Perusahaan memfasilitasi karyawan untuk ikut dalam kelompok perhimpunan profesional seperti Peragi (Perhimpunan Agronomi Indonesia), PFI (Perhimpunan Fitopatologi Indonesia), HITI (Himpunan Ilmu Tanah Indonesia), PEI (Perhimpunan Entomologi Indonesia), PERTETA (Perhimpunan Ahli Teknik Pertanian) dan lain-lain. Aktif dalam kelompok professional akan secara tidak langsung menambah wawasan dan pengetahuan yang dimiliki karyawan mengenai perkembangan kemajuan penelitian yang ada.  Perusahaan memfasilitasi karyawan untuk menjadi anggota perpustakaan universitas seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Jember, Universitas Airlangga, Institut Pertanian Bogor ataupun universitas yang lain untuk selalu dapat mengupgrade ilmu dan wawasan.

2. Berikan Target Pekerjaan

Target yang jelas dan terukur akan menentukan pencapaian kinerja perusahaan. Target yang telah ditetapkan akan mendorong karyawan untuk membuat rencana kerja baik sebagai tim ataupun individu. Rencana kerja memudahkan untuk mengarahkan aktivitas pekerjaan yang dilakukan, mengambil keputusan-keputusan yang tepat dan menuntun pencapaian target yang telah ditetapkan.

 3. Simulasikan pekerjaan

Perencanaan yang baik apabila tidak didukung dengan langkah-langkah yang tepat dalam pelaksanaan pekerjaan tidak akan menghasilkan hasil yang maksimal. Simulasi pekerjaan yang sesuai rencana akan membantu kita mengetahui kelemahan-kelemahan yang ada dalam pelaksanaan pekerjaan dan akan memunculkan ide-ide atau gagasan yang cemerlang dari tim. Konsep simulasi yang berjalan baik akan mendobrak dinding-dinding komunikasi yang ada, kerelaan untuk menerima kelebihan dan kelemahan orang lain menjadi motivasi individu untuk mengeksplorasi kemampuan dan wawasan yang dimiliki. Rumusan tim dan dukungan semangat tim yang ada akan membantu meningkatkan akselerasi kinerja perusahaan. Pembentukan tim yang solid akan juga tercipta dengan konsep simulasi ini, masing-masing petugas mempunyai peran dalam tim yang tidak bisa terpisahkan dan saling mendukung.  Kunci keberhasilan proses pencapaian pelaksanaan kerja adalah keterbukaan, komunikasi yang baik dan integritas anggota tim yang dibentuk.

 4. Berikan Tanggung Jawab

Semua karyawan akan meningkatkan kinerjanya apabila diberi tanggung jawab dan kepercayaan. Monitoring pelaksanaan tugas diperlukan untuk menjaga tingkat “rule of the game” terhadap tanggung jawab yang diberikan. Tanggung jawab yang diberikan akan membuat karyawan lebih kreatif terhadap tugas yang diberikan sehingga kinerja perusahaan akan terakselerasi.

 5. Ciptakan suasana harmonis hubungan kerja

Suasana kerja yang nyaman, tenang dan kondusif akan mendukung proses akselerasi pencapaian target perusahaan yang telah ditetapkan. Untuk mendapatkan iklim kerja yang baik perlu ditanamkan 3 hal kepada setiap karyawan yaitu :

  • Happy power

Kekuatan yang sangat dahsyat untuk membangkitkan semangat kerja karyawan adalah semangat “happy power”. Happy power akan membuat hati tenang, nyaman, tanpa beban dan senang sehingga semua pekerjaan yang dilakukan akan berhasil dengan baik. Mulai pekerjaan dengan senyum bahagia yang akan mengeluarkan energi positif dan terpancar ke seluruh karyawan sehingga suasana kerja menjadi nyaman dan pekerjaan menjadi lancar.

  • Ikhlas

Semua aktivitas kerja karyawan akan sangat produktif manakala bekerja berdasarkan perasaan tanpa pamrih dan ikhlas. Perasaan ikhlas secara tidak langsung akan mendorong enerji positif dari diri kita yang memudahkan untuk beraktivitas, berimprovisasi dan berimaginasi, sehingga aktivitas pekerjaan akan terakselerasi dan mempunyai output kerja yang maksimal.

  • Feed back

Komunikasi yang baik merupakan kunci utama dalam menciptakan suasana lingkungan kerja yang harmonis dan kondusif. Semua karyawan bebas untuk mendapatkan dan memberikan feed back yang baik mengenai  aktivitas kerja, diri pribadi dan tingkah laku. Pengenalan perilaku karyawan akan memudahkan  menata, mengelola dan menempatkan pada posisi yang tepat. Feed back yang tepat akan mengakselerasi kinerja karyawan sehingga akan meningkatkan kinerja perusahaan.

 6. Reward and punishment yang tegas

Daya dukung perusahaan dengan ketegasan dalam pemberian reward and punishment merupakan langkah terakhir untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Reward and punishment yang abu-abu cenderung membuat karyawan kurang bersemangat dalam bekerja. Ketegasan Reward and punishment membuat karyawan akan memberikan kemampuan, semangat, dan integritas yang terbaik untuk perusahaan.

 Terima kasih. Semoga bermanfaat

Advertisements